28/05/2022
Mancity Gagal Diliga Champions

Mancity Gagal Diliga Champions, Apakah Ini Kesalahan Pep Guardiola? Ya Atau Tidak?

Beritabolasaya – Mancity Gagal Diliga Champions, menjadi kabar terburuk bagi Citizens. Seharusnya pada laga semifinal kemarin saat berhadapan dengan Real Madrid, Mancity harusnya sudah mengunci kemenangan mereka. Tapi sangat di sayangkan, Real Madrid yang memiliki mental baja untuk juara, mampu membalik keadaan, dari kekalahan menjadi menang di laga semi final kemarin. Terlebih lagi banyak isu yang beredar dimana Pep Guardiola menjadi penyebab utama Mancity gagal diliga Champions kemarin. Tentunya kekalahan Manchester City di semifinal liga champions kemarin, merupakan suatu hal yang cukup menyakitkan. Sebenarnya Mancity sudah berhasil unggul atas Real Madrid, tapi sangat di sayangkan Mancity Gagal Diliga Champions kali ini karena tak mampu menahan amukan dari Los Blancos kemarin.

Jalannya Pertandingan

Laga lanjutan Manchester City vs Real Madrid, menjadi babak penentuan siapa yang akan melaju di final Liga Champions. Dimana puncak pertemuan ini telah di jadwalkan di Santiago Bernabeu. Sejak babak kick-off di mulai, kedua tim tidak bermain terlalu agresif. Pasing – pasing santai di lakukan dengan akurat. Manchester City yang bermain sebagai tim tamu, mampu memberikan beberapa ancaman yang cukup berbahaya hingga menit ke-20. Beberapa serangan yang akurat menuju gawang yang di jaga thibaut courtois, membuat sang kiper Real Madrid tersebut harus jatuh bangun untuk menahan serangan Manchester City.

Memang pada babak pertama ini, bisa di katakan Manchester City lebih unggul dalam hal menyerang di bandingkan Real Madrid. Dengan adanya pernyataan ini, Bukan berarti Real Madrid tak mampu memberikan serangan ke gawang Manchester City. Real Madrid sebenarnya sempat memberikan tekanan ke arah gawang Manchester City, tetapi semua serangan yang di lakukan tidak mengarah tepat ke arah gawang. Kemudian, dengan permainan apik dan tangguhnya dari kiper yang di miliki Real Madrid, membuat skor hingga akhir pertandingan di babak pertama berakhir seimbang.

Memasuki Babak Kedua – Mancity Gagal Diliga Champions

Walaupun Manchester City masih unggul agregat 4 – 3 atas Real Madrid di pertemuan pertamanya di Etihad Stadium, Bukan berarti Manchester City harus selalu bermain bertahan terus di babak kedua ini. Dimana sejak babak kick-off babak kedua di Santiago Bernabue, Manchester City masih saja menggila dengan memberikan tekanan dan ancaman ke gawang Real Madrid. Real Madrid yang bermain di hadapan para ribuan supporter atau fans harus di permalukan dengan gaya permainan Manchester City yang lebih dominan.

Dengan permainan yang apik dari Manchester City di laga semifinal ini, pada akhirnya berbuah manis dengan mencetakan 1 gol di menit ke-73 melalui Riyad Mahrez. Tentunya dengan ini membuat Manchester City unggul agregat dari Real Madrid dengan selisih 2 gol. Seharusnya jarak 2 gol ini dengan 17 menit yang tersisa, sudah di pastikan Real Madrid harusnya gugur di babak semifinal Liga Champions musim ini. Nyatanya, keberuntungan masih menjadi milik Real Madrid, malah berbalik Mancity Gagal Diliga Champions musim ini.

Mancity Gagal Diliga Champions

Blunder Pelatih Buat Mancity Gagal Diliga Champions

Di sisa – sisa 15 menit terakhir, pep mencoba peruntungan dengan menarik keluar 2 penyerang utamanya Gabriel Jesus di menit ke-78 yang di gantikan dengan Jack Grealish dan Riyad Mahrez di menit ke-85 yang di gantikan oleh Fernando Luiz Roza. Tentunya dengan menarik 2 penyerang sekaligus yang di ganti dengan gelandang, membuat lini serang yang di miliki Manchester City tidak setajam seperti pada menit – menit sebelumnya. Mungkin yang di pikirkan Pep di sisa-sisa menit terakhir adalah bermain dengan bertahan. Karena dengan selisih 2 gol dalam waktu 15 menit yang tersisa, sudah di pastikan Manchester City akan keluar sebagai finalis.

Nyatanya, ini menjadi boomerang bagi Manchester City sendiri, Mancity Gagal Diliga Champions. Padahal, jika kita simak dari awal pertandingan di mulai, lini serang yang di miliki Manchester City tidaklah bermasalah sama sekali. Yang menjadi permasalahannya adalah, pemain bertahan(Center Bek) yang di miliki Manchester City yang terlalu malas untuk bergerak dan mengejar bola. Harusnya Pep memperhatikan lini bertahan tersebut.

Detik – Detik Akhir Penentuan Pertandingan Babak Kedua

Terbukti, Pada detik-detik terakhir, Real Madrid yang memiliki mental baja sebagai juara mampu membalik keadaan dalam waktu singkat. Mancity Gagal Diliga Champions Lebih tepatnya di menit ke-90, Rodrygo Goes membuka peluang pertamanya untuk Real Madrid dengan menyambut dengan baik umpan dari Benzema yang mengarah ke tengah gawang. Disini dapat kita lihat, dimana peran yang dimiliki bek tengah manchester city tidak berguna sama sekali, yang seharusnya mampu memblok umpan tersebut dengan mudah malah membuat Rodrygo Goes berlari dengan bebas dengan menyambut uman dari Benzema tersebut. Tentunya dengan adanya gol ini masih belum cukup membuat posisi Real Madrid aman di pertandingan semifinal ini. Hal tersebut, di karenakan Manchester City masih unggul secara agregat 5 – 4 atas Real Madrid.

Lalu, Real Madrid yang memiliki hasrat tinggi untuk menang, kembali melancarkan serangan dengan cepat. Dimana dalam waktu 1 menit saja, mampu mencetakan 1 gol tambahan. Terlebih lagi gol tersebut bisa dikatakan hampir serupa dengan gol pertama tadi. Dimana gol tersebut datang dari Rodrygo Goes di menit ke-90(+1). Ntah apa yang di lakukan pemain bertahan Manchester City, umpan lambung yang di lakukan pemain Real Madrid, tak ada satupun dari lini bertahan pemain Manchester City yang mampu menghalaunya. Padahal dari postur tubuh yang dimiliki, seharusnya pemain bertahan Manchester City mampu memblok umpan lambung tersebut. Nyatanya malah membuat Rodrygo Goes dengan mudah mendapatkan umpan lambung tersebut.

Tentunya dengan begini, bisa di katakan Mancity Gagal Diliga Champions kali ini. Yang dimana seharusnya bisa menjadi kemenangan untuk Manchester City, malah berbalik menjadi boomerang sendiri. Hingga akhir pertandingan babak injury time tersebut, skorpun menjadi imbang secara agregat 5 – 5. Alhasil pertandingan harus di lanjutkan ke babak Extra-Time.

Babak Extra Time – Penentuan Akhir Pertandingan

Memasuki babak Extra Time, bisa di katakan bahwa Mancity benar – benar Gagal Diliga Champions. Dengan adanya 2 gol cepat dari Rodrygo Goes menjadi modal kuat untuk mendongkrak kepercayaan semua pemain. Hal tersebut terbukti, dimana pada babak ini pemain Real Madrid kembali memberikan ancaman besar ke gawang Manchester City. Hingga pada akhirnya baru berjalan 3 menit saja, Real Madrid berhasil mendapatkan tendangan penalti karena Benzema secara tidak sengaja telah di jatuhkan oleh Ruben Dias di dalam kotak terlarang. Tentunya ini menjadi peluang besar bagi Real Madrid untuk keluar sebagai finalis liga champions 2021-2022. Alhasil peluang ini tentunya tidak di sia-siakan oleh Real Madrid.

Karim Benzema sebagai eksekutor, mampu menjalankan tugasnya dengan baik, dan gol pun tercipta di menit ke-95. Hingga akhir pertandingan babak extra-time, sudah tidak ada gol lagi yang tercipta. Tentunya ini membuat Real Madrid kembali unggul secara agregat dengan skor 6 – 5 atas Manchester City.  Dengan ini, Real Madrid berhak melaju ke final melawan Liverpool yang sudah lebih dulu menunggu. Mancity Gagal Diliga Champions kali ini, pastinya menjadi suatu kenyataan yang cukup pahit. Padahal sudah unggul dari Real Madrid, malah tak mampu mempertahankannya.

Kesimpulannya

Mancity Gagal Diliga Champions musim ini, bisa di katakan merupakan kesalahan pemainnya. Tetapi sang pelatih Pep Guardiola juga bisa menjadi andil sebagai penyebab keduanya. Pastinya dengan Mancity Gagal Diliga Champions musim ini, akan menjadi pelajaran bagi Pep Guardiola untuk musim depan.

Info : Beritabolasaya

Beritabolasaya