Messi Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Melawan Munchen

Beritabolasaya – Messi Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Melawan Munchen. Salah satu tokoh yang kerap disandingkan dengan Cristiano Ronaldo, pemain asal Argentina yaitu Lionel Messi ia sering disebut sebagai penentu kemenangan di timnya Barcelona. Salah satu buktinya saat Barcelona melawan Atletico Madrid pada La Liga, Messi berhasil mencetak gol tunggal dan menjadikan kemenangan timnya sebagai hasil akhir.

Bahkan Lionel Messi mendapatkan prestasi cemerlang di karirnya sebagai pesepakbola profesional, namanya terukir di Buku Rekor Dunia sebagai pemenang terbanyak sepatu emas di Eropa, untuk mendapatkan penghargaan tersebut ia harus mencetak gol hingga 51 gol hanya dalam satu musim, juga sebagai pemain yang pertama kali dapat mencetak hattrick tidak hanya pada satu liga champions dalam satu musim tetapi berkali-kali, ini menjadi sejarah baru dalam dunia bola sebab momen tersebut pernah tercipta saat tahun 1922.

Tetapi seakan-akan semua prestasi tersebut terbantahkan dengan permainannya melawan Bayern Munchen dalam laga perempat final Liga Champions di “Estadio do Sport Lisboa E benfica” pada hari sabtu, 15 agustus 2020 WIB. Walaupun tidak hanya Messi yang tidak bermain secara optimal, terdapat banyak aspek yang membuat Barcelona kalah melawan Bayern Munchen, dari segi pelatih juga menjadi alasan kuat dibaliknya karena tidak dapat mengeluarkan performa terbaik dari setiap pemain Barcelona. Dalam hal itu pelatih belum berpengalaman dalam menghandle club sebesar Barcelona.

Pertemuan Di Fase Gugur

Di babak semifinal mereka juga sempat bertemu tepatnya pada babak semifinal, tidak sedikitpun terlihat Bayern Munchen kesulitan dalam menghadapi Barcelona, disini peran pelatih Bayern Munchen cukup besar, Jupp Heynckes membungkam habis pergerakan Barcelona dengan menekan sayap kiri mereka, di pertemuan pertama ini Bayern Munchen berhasil mencetak 4 gol di Stadion Allianz Arena.

Gol tercipta oleh Thomas Muller pada menit ke 25, dengan penekanan sayap kiri penyerang sayap kanan dapat melancarkan tendangannya lalu disusul gol oleh Mario Gomez pada menit awal babak kedua pada menit ke 49, dan Arjen Robben sebagai penyerang kiri yang menekan di awal hingga akhir akhirnya menemukan celah untuk mencetak gol pada menit ke 73, dilanjut Mueller lagi pada menit 82. Strategi pelatih seakan-akan terealisasi dengan cantik dengan ditandainya penguasaan bola oleh Bayern Munchen sebesar 70% dengan peluang gol mencapai 7 kali.

Lionel Messi sebagai penyerang tengah tak dapat berkutik dalam penyerangan, dalam 90 menit waktu yang diberikan pada pertandingan sepertinya membuat Messi membisu tanpa adanya perlawanan yang menonjol pada sisi tengah.

Pertemuan Kedua

Dalam hal ini tidak diketahui penyebab yang jelas pelatih dari Barcelona tidak mengeluarkan Messi dari bangku cadangan, rekan yang sudah dibantai 3-0 tidak membuat pelatih berubah pikiran hingga Barcelona terbantai habis 7-0, sesampainya di final Bayern Munchen dihadapkan dengan Borussia Dortmund, Dan akhirnya Bayern Munchen dapat memenangkan juara Liga Championship pada tahun 2012-2013.

Apa yang terjadi pada Messi? Apakah Messi hanya mampu melawan klub-klub dari Liga Spanyol? Atau mungkin ini karena faktor usia mengingat usia Messi yang sekarang sudah tidak muda lagi. Barcelona sepertinya harus segera memanfaatkan pemain muda dari La Masia seperti Messi, jangan terlalu mengandalkan pemain hasil pembelian yang tidak mengerti bagaimana filosofi bermain di Barcelona.

Ingin mendapatkan berita terbaru dari dunia Sepakbola? Jangan lupa untuk selalu mengunjungi beritabolasaya agar kalian tidak ketinggalan kabar terbaru dari dunia sepakbola.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *