Setien Pasrah Usai Kalah Dari Bayern Munchen

Beritabolasaya – Setien Pasrah Usai Kalah Dari Bayern Munchen. Terdapat pro dan kontra saat Quique Setien diikat kontrak oleh Barcelona, tak segan-segan Barcelona berani mengontrak Satien dengan jangka kontrak hingga 2,5 musim, sebelumnya Ernesto Valverde menjadi pelatih lalu dipecat oleh manajemen sebab dianggap menuai hasil buruk di ajang Piala Super Spanyol, ajang tersebut digelar dan berlangsung di Arab Saudi. Saat itu Barcelona tersingkir oleh Atletico Madrid dan hanya dapat mencapai semifinal saja.

Pro dan Kontra Satien

Pemilihan Satien digadang-gadang agar membuat Barcelona menganut taktik istimewa penyerangan yang didasarkan dari penguasaan bola dengan pola yang atraktif, hal ini direkomendasikan langsung oleh juru taktik dari pihak barcelona, pengalaman yang didapat Satien sudah dianggap mumpuni sebab ia juga pernah berkarir menjadi pemain profesional sebelum mengawali karirnya sebagai pelatih, dalam hal ini dapat menjadi keuntungan karena ia pernah merasakan apa yang dirasakan oleh pemain membuat adanya chemistry yang terbangun oleh pelatih terhadap pemain.

Tetapi semua itu dapat dibantahkan dengan belum adanya pengalaman dari Setien yang dapat menghandle klub besar seperti Barcelona, hal ini dianggap penting sebab di dalam klub besar terdapat juga pemain-pemain besar yang dapat menjadi pionir kemenangan dalam setiap pertandingan, sekelas pelatih sebelumnya Ernesto Valverde saja tidak kuat dalam memaksimalkan kekuatan besar seperti Lionel Messi, Gerard Pique, dan Luis Suarez.

Fakta yang lain sebenarnya Setien bukan salah satu opsi utama yang akan dijadikan kandidat pelatih, tetapi manajemen Barcelona ingin mencoba taktik baru yang diharapkan akan membawanya pada kemenangan, tetapi ini bisa dibilang cukup beresiko sebab popularitas yang dibangun oleh Setien belum mampu tercium oleh banyak kalangan, menjadikan banyak fans ragu akan kemampuan yang dimiliki oleh Setiens dalam menghandle club sebesar Barcelona.

Kekalahan Besar Barcelona

Ini merupakan kekalahan besar yang dialami Barcelona, saat perempat final Liga Champions, pada Jumat, 14 Agustus 2020 bertanding pada malam hari sesuai Waktu Indonesia Barat melawan Bayern Munchen dengan hasil skor akhir 2-8 dimenangkan Bayern Munchen, sungguh pengulangan kekalahan besar yang pernah dilakukan pada tahun 1946 saat berhadapan dengan Sevilla. Dengan kekalahan tersebut membuat Setien berdiri di pinggir jurang kegelapan, dan benar saja kurang dari satu jam setelah pertadingan berakhir Setien dipecat sebagai pelatih.

Peristiwa ini amat sungguh disayangkan sebab kontrak awal yang akan terjalin adalah 2,5 tahun hingga tahun 2022, tetapi dengan kekalahannya dengan Bayern Munchen kabar karir yang disampaikan salah satu pakar Sky Sports menyebutkan tidak akan ada masa depan cerah yang akan dialami oleh mantan pelatih Barcelona QuiQue Satien.

Beberapa keputusan akan secara resmi dibuat dengan jangka tempo beberapa hari mendatang dan pengumuman akan disampaikan hingga masalah tersebut sudah dalam keadaan tenang sepenuhnya. Setien juga sedikit berpendapat terkait masalah tersebut bahwa masa depan adalah sebuah unsur yang tak dapat diprediksi.

Kita tunggu saja keputusan dewan Barcelona apakah masih akan menggunakan jasa dari Setien atau tidak, Setien sendiri gagal membawa Barcelona mendapatkan gelar juara sama sekali. Barcelona sudah gugur di Copa Del Rey, gagal mendapatkan gelar Liga Spanyol dan terakhir harus pulang dengan rasa malu karena dibantai oleh Munchen di Liga Champion.

Ingin mendapatkan kabar terbaru dari dunia sepakbola? Jangan lupa untuk selalu mengunjungi beritabolasaya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *