Tanggapan De Bruyne Setelah City Tersingkir Dari Liga Champion

Beritabolasaya – Tanggapan De Bruyne Setelah City Tersingkir Dari Liga Champion. De Bruyne adalah salah satu gelandang serang dari Manchester City yang cukup produktif dan memiliki peran yang sangat penting dalam tim Manchester City. Ia menjadi pengatur serangan dan juga otak dari permainan Manchester City di lapangan, namun sayangnya walaupun berhasil tampil gemilang Manchester City harus tetap gugur dari babak perdelapan besar Liga Champions Eropa musim ini setelah dikalahkan oleh Lyon kemarin.

Perjalanan karir seorang Kevin de Bruyne cukup memukau ia sempat menyempatkan dirinya berjuang bersama Chelsea sebagian orang menganggap bahwa itu perjalanan karir yang tidak menyenangkan baginya, lalu ia pergi dan melanjutkan karirnya menjadi salah satu peserta Liga Jerman yang tidak lain adalah tim Wolfsburg.

Pengalaman yang paling membuat ia berkembang adalah saat bersama dengan Wolfsburg, peningkatan dari skill bermain mengalami kenaikan yang signifikan, saat di club tersebut ia terkenal dengan julukannya sebagai Die Wolfe yang bermain pada posisi lini tengah, dengan penampilannya yang menarik membuat klub besar seperti Manchester City berani mengeluarkan budget yang tidak sedikit hanya untuk De Bruyne mau bergabung dengannya, harga yang ditawarkan oleh Manchester City sebesar 63 juta Euro atau setara dengan Rp.895 miliar.

Dengan harga yang fantastis tersebut, De Bruyne tak mampu memperlihatkan performa maksimalnya saat bersama dengan Manchester City hingga 2 musim terakhir, tetapi walaupun begitu De Bruyne akan tetap berusaha agar terus berkembang dan bertekad akan terus menanjak di setiap perjalanan karirnya sebab bermain pada iklim yang sangat kompetitif pada liga Jerman dibandingkan dengan Liga Belgia, yang membuatnya ingin mengembangkan diri secepat mungkin.

Perjalanan Karirnya Di Manchester City

Dengan menjadi salah satu mega bintang pada Manchester City, prestasi yang dicapai tidak dapat membuahkan hasil hingga 5 besar pada musim ini, dengan kekalahannya pada perempatan final Liga Championship 2020 Kevin De Bruyne mengakui Olympique Lyon mengalahkan Manchester City bukanlah sebuah hal yang baru.

Dengan skor akhir 1-3 yang berlangsung di Stadion Jose, Alvalade, pada Sabtu 15 Agustus 2020 WIB, keunggulan didapatkan dari lawan dengan pengontrolan bola yang baik, tetapi pasukan pelatih Pep Guardiola dapat memaksimalkan peran seorang mega bintangnya dengan mampu mencetak gol solo oleh Kevin De Bruyne, tetapi semua itu terbantahkan dengan gol balik dari tim Lyon yang tercetak oleh Brace Moussa Dembele dan Maxwel Cornet.

Kompetisi Elite Eropa adalah suatu incaran dari Manchester City agar dapat memenangkan dari salah satu liga tersebut tetapi mereka hanya mampu dalam mengarungi di babak delapan besar saja, kesalahan pada timnya adalah sesuatu nuansa lama yang sering terjadi. Tanggapan De Bruyne terhadap kekalahan tersebut mengungkapkan Manchester City tidak pantas dikalahkan oleh salah satu kontestan Liga Prancis tersebut.

Anggapan De Bruyne dengan beda tahun akan membuat sebuah perubahan yang cukup untuk membuat ia dan timnya dapat melangkah maju tetapi itu sama saja, hal yang kami alami begitu lambat dengan laju perkembangan dari tim lain yang begitu pesat, salah satu penyebab yang membuat kami agak dawn mental adalah tujuan besar kami untuk memenangkannya, permainan menjadi lebih ofensif, di babak kedua kalian dapat melihat berapa peluang kami dalam mencetak gol.

Ingin mendapatkan kabar terbaru dari dunia sepakbola? Jangan lupa untuk selalu mengunjungi beritabolasaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *